Home » » Ronaldo sudah mendapatkan Hattrick, bagaimana dengan Messi

Ronaldo sudah mendapatkan Hattrick, bagaimana dengan Messi

Piala Dunia 2018 - Lionel Messi jelas dituntut untuk bisa tampil oke di laga perdana Argentina dan tentunya mencetak gol. Apalagi rivalnya, Cristiano Ronaldo, langsung bikin hat-trick.

Persaingan Messi dan juga CristianoRonaldo memang tiada habisnya. Setelah sepanjang musim lalu mereka bersaing di level klub, keduanya kini juga mulai saling bersaing di level timnas pada perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia.

Lionel Messi bersama Argentina sudah pasti ingin membayar rasa penasaran mereka setelah dikalahkan Jerman di final empat tahun lalu. Sementara, Ronaldo ingin melanjutkan keberhasilannya membawa Portugal merajai benua biru setelah jadi juara Eropa 2016.

Media manapun tentu akan membandingkan lagi performa Ronaldo dan juga Messi di laga pembuka Piala Dunia ini. Ronaldo boleh dibilang punya beban lebih berat mengingat lawan Portugal di laga perdana adalah favorit juara Spanyol di Fisht Olympic Stadium, Sochi, Sabtu (16/6/2018), sementara Messi keesokan hari hanya menghadapi tim sekelas Islandia.

Tapi, Ronaldo mampu menjawab keraguan sekaligus memberi bukti awal bahwa Piala Dunia di Rusia ini bisa jadi miliknya. Tiga gol dibuat Ronaldo ke gawang de Gea dalam laga yang berkesudahan dengan skor 3-3. Setelah dua golnya membawa Portugal memimpin 2-1 di babak pertama, Ronaldo menyelamatkan timnya dari kekalahan lewat tendangan bebas di menit ke-81.

Ronaldo pun menjadi bintang lapangan, yang tentunya bisa memberi tekanan lebih kepada Messi untuk menyamai atau bahkan melebihi Ronaldo saat menghadapi Islandia di Spartak Stadium Sabtu sore. Dengan Islandia yang levelnya jauh di bawah Argentina, di atas kertas tiga poin harusnya didapat dan Messi bisa mencetak lebih dari satu gol.

Tapi pekerjaan rumah besar ada dalam diri Messi yang kerap tampil kurang oke di pentas internasional, khususnya Piala Dunia. Final empat tahun lalu membuktikan ketidakberdayaan Messi. Apalagi Piala Dunia kali ini disebut-sebut bakal jadi yang terakhir untuk pesepakbola 31 tahun tersebut

"Dia dalam kondisi prima, sangat siap, dan sangat bersemangat menghadapi Piala Dunia ini. Dia ingin mempersembahkan trofi itu untuk rakyat Argentina. Saya pikir ini bukan Piala Dunia terakhirnya karena dia pemain jenius dan ingin selalu tampil sebagai yang terbaik," ujar pelatih Argentina, Jorge Sampaoli, dalam jumpa pers, Jumat (15/6) yang juga dihadiri detikSport.

"Biar dia yang menentukan. Yang bisa saya pastikan ini bukan Piala Dunia terakhirnya," sambungnya.

 

Share this article :
 

© AGEN BOLA ONLINE | CASINO ONLINE | TOGEL ONLINE | TANGKAS | AGEN BOLA TERPERCAYA
| © SukaJudi88 |