Home » » Berita Bookie " Soal Posisi Tiga Terbaik di Piala Eropa 2016 "

Berita Bookie " Soal Posisi Tiga Terbaik di Piala Eropa 2016 "


Sbobet ~ Piala Eropa 2016 menggunakan format kompetisi yang berbeda. Selain juara dan runner up grup, tiket fase knock out juga dipunya empat tim terbaik di posisi tiga.

Pada turnamen yang menggunakan format 16 dan 32 peserta, penentuan siapa yang lolos ke fase berikutnya akan mudah. Selalu digunakan aturan bahwa dua tim teratas (juara dan runner up) di masing-masing grup akan berhak lolos ke knock out.

Tapi pada 2016 ini, Piala Eropa diikuti oleh 24 tim yang dibagi dalam enam grup. Jika hanya diambil juara dan runner up saja, maka babak knock out pertama cuma diikuti 12 tim. Untuk melengkapinya dibutuhkan empat tim lagi.

Empat tim itulah yang kemudian diambil dari mereka yang berada di posisi tiga masing-masing grup dan punya 'nilai' paling baik. Itu artinya ada dua tim penghuni posisi tiga yang akan out.

Bagaimana menentukan ranking tim di posisi tiga?

UEFA telah menetapkan sebuah sistem penilaian untuk meranking tim-tim di fase grup. Secara sederhana, perankingannya diurutkan berdasarkan: poin, selisih gol, dan jumlah gol.

Jika ada tim memiliki poin yang sama, selisih gol yang sama, dan jumlah gol yang sama, maka ada kriteria penilaian lain yang digunakan.

Pertama, catatan kedisiplinan sepanjang turnamen.

Setiap tim memulai turnamen dengan 10 poin kedisiplinan. Poin itu berkurang satu setiap mendapat kartu kuning dan berkurang tiga jika dapat kartu merah. Sementara kartu merah yang didahului dua kartu kuning dihargai tiga poin, dan kartu kuning yang ditambahkan dengan kartu merah langsung bernilai empat poin. Dengan penilaian seperti ini, tim bisa menuntaskan fase grup dengan poin negatif.

Jika ternyata dua tim masih memiliki catatan kedisiplinan yang sama, maka cara terakhir untuk menentukan ranking adalah berdasarkan koefisien UEFA.

Per hari ini (setelah Grup A menuntaskan seluruh pertandingannya dinihari tadi) klasemen tiga besar Piala Eropa adalah sebagai berikut:

1. Irlandia Utara - Poin 3; Selisih Gol +1; Gol 2
Disciplinary points 6; Uefa coefficient 22,961

2. Slovakia - Poin 3; Selisih Gol 0; Gol 3
Disciplinary points 4; Uefa coefficient 27,171

3. Albania - Poin 3; Selisih Gol -2; Gol 1
Disciplinary points -1; Uefa coefficient 6.625

4. Portugal - Poin 2; Selisih Gol 0; Gol 1
Disciplinary points 8; Uefa coefficient 35,138

5. Republik Ceko - Poin 1; Selisih Gol -1; Gol 2
Disciplinary points 8; Uefa coefficient 29,403

6. Romania - Poin 1; Selisih Gol -1; Gol 2
Disciplinary points 3; Uefa coefficient 28,038

Yang juga kemudian menarik dari kebaradaan penghuni posisi tiga terbaik ini adalah sistem penentuan lawan di fase knock out. Yang umumnya terjadi juara grup akan dihadapkan dengan runner up grup lain. Kondisi itu tak bisa diaplikasikan karena ada empat tim tambahan dari posisi tiga.

Untuk itu, UEFA juga sudah membuat skema laga babak knock out pertama. Pembagian pertandingannya adalah sebagai berikut:

Runner-up Grup A v Runner-up Grup C
Pemenang Grup D v Posisi 3 Grup B/E/F
Pemenang Grup B v Posisi 3 Grup A/C/D
Pemenang Grup F v Runner-up Grup E
Pemenang Grup C v Posisi 3 Grup A/B/F
Pemenang Grup E v Runner-up Grup D
Pemenang Grup A v Posisi 3 Grup C/D/E
Runner-up Grup B v Runner-up Grup F

Dengan kondisi ini, siapa empat tim yang mendapat status penghuni posisi tiga terbaik baru akan diketahui setelah seluruh 24 tim menuntaskan pertandingannya di babak grup.

Share this article :
 

© AGEN BOLA ONLINE | CASINO ONLINE | TOGEL ONLINE | TANGKAS | AGEN BOLA TERPERCAYA
| © SukaJudi88 |