Home » » Berita Bookie " Soal Akhiran '-Son' di Belakang Nama-Nama Pemain Islandia "

Berita Bookie " Soal Akhiran '-Son' di Belakang Nama-Nama Pemain Islandia "


SBOBET ~ Anda mungkin bertanya-tanya, mengapa mayoritas pemain Islandia memiliki akhiran '-Son' di belakang nama mereka. DetikSport punya penjelasannya di sini.

Islandia menjadi kejutan tersendiri di Piala Eropa 2016. Tampil dengan status 'debutan' mereka lolos dari fase grup dengan status runner-up, lalu menyingkirkan Inggris di babak perdelapanfinal.

Pencapaian Islandia menjadi menarik kalau mengingat mereka bukanlah negara besar di Benua Eropa. Berdiri di sebuah pulau yang berada cukup jauh dari daratan utama Eropa, Islandia hanya memiliki 330.000 penduduk. Sebagai perbandingan, jumlah penduduk kota Leicester --kota asal juara Liga Inggris musim lalu, Leicester City-- mencapai angka 337.653 orang.

Tentu, bukan itu saja yang membuat pencapaian Islandia menjadi "wah". Akibat kondisi cuaca yang ekstrem di negara mereka, Liga Islandia hanya bergulir selama empat bulan, dimulai dari bulan Juni dan berakhir di bulan September.

Namun, segala keterbatasan itu justru membuat Islandia mencari cara untuk sukses. Infrastruktur untuk mendukung pengembangan sepakbola dibangun, pelatih-pelatih berkualitas ditelurkan lewat dorongan KSI (Federasi Sepakbola Islandia).

Hal unik lainnya dari Islandia berhubungan dengan area non-teknis, dan lebih tepatnya berkaitan dengan kultur, yakni terkait nama. Tentu sudah banyak yang menyadari bahwa mayoritas pemain yang memperkuat Islandia memiliki nama berakhiran '-Son'. Ambil contoh: Ragnar Sigurdsson, Kari Arnason, dan Kolbeinn Sigthorsson.

Ketika Islandia bertanding di fase grup pada 15 Juni silam, akun TwitterdetikSport sempat "iseng" membahas soal kultur penamaan orang-orang Islandia ini. Islandia sedikit berbeda dengan negara-negara lainnya (terutama negara-negara Skandinavia) untuk soal penamaan. Jarang yang menggunakan nama keluarga --meski bukan berarti tidak ada--, namun mereka lebih jamak menggunakan nama orang tua sebagai nama belakang.

Intermezzo sedikit kenapa banyak orang Islandia di belakang namanya ada "Son".

Sebagai contoh, jika si orang tua bernama "Jon" dan si anak (laki-laki) bernama "Olafur", maka nama lengkapnya adalah "Olafur Jonsson". Jika si anak berjenis kelamin perempuan dan bernama "Sigridur", ia akan diberi nama lengkap "Sigridur Jonsdottir". Imbuhan '-Son' diberikan untuk anak laki-laki, sementara '-Dottir' diberikan untuk anak perempuan. Singkatnya, "Olafur Jonsson" bisa diartikan sebagai "Olafur, Anak Laki-laki dari Jon".

Merujuk dari tata cara penamaan tersebut, nama dari ayah gelandang timnas Islandia, Aron Gunnarsson, adalah Gunnar. Sementara ayah dari Gylfi Sigurdsson adalah Sigurdur.

Namun, tidak semua penduduk Islandia menamai anak mereka dengan tata cara seperti di atas. Striker Islandia, Eidur Gudjohnsen, misalnya. Nama "Gudjohnsen" yang berada di belakang namanya merupakan nama keluarga, bukan nama sang ayah. Nama ayah Gudjohnsen adalah Arnor Gudjohnsen.

Situs Iceland Review menjelaskan, biasanya mereka yang menggunakan nama keluarga di belakang namanya tinggal di luar Islandia --biasanya di Denmark. Ini menjelaskan mengapa ada nama-nama seperti Eidur Gudjohnsen, Geri Haarde (mantan Perdana Menteri Islandia), dan Magnus Scheving (aktor asal Islandia).

Terkait tata cara penamaan ini, Islandia bahkan punya komite sendiri, namanya Mannanafnanefnd. Nama pertama yang sebelumnya belum pernah digunakan di Islandia harus melalui persetujuan Mannanafnanefnd terlebih dulu. Berbagai kriteria pun menjadi dasar dari apakah Mannanafnanefnd bakal menyetujuinya atau tidak, termasuk apakah nama tersebut bisa dicocokkan dengan bahasa Islandia atau huruf alfabet Islandia.

Share this article :
 

© AGEN BOLA ONLINE | CASINO ONLINE | TOGEL ONLINE | TANGKAS | AGEN BOLA TERPERCAYA
| © SukaJudi88 |